Bahaya Virus Hoaks, Bisa Rusak Hubungan Keluarga hingga Ancaman Pidana. Selalu Cek Fakta sebelum Anda dan Orang Lain Menjadi Korban
Bahaya Virus Hoaks, Bisa Rusak Hubungan Keluarga hingga Ancaman Pidana. Selalu Cek Fakta sebelum Anda dan Orang Lain Menjadi Korban
Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika, mulai 3-18 Januari, ada 29 disinformasi terkait vaksin COVID-19. Satu hoaks bisa viral ke banyak orang dan menimbulkan keresahan. Bayangkan bahayanya jika kita ikut menyebarkan hoaks.
Penting untuk selalu mengecek kebenaran sebuah informasi yang kita terima, dan jangan terburu-buru untuk menyebarkannya. Banyak akibat yang dapat muncul, mulai dari hubungan keluarga yang tidak menyenangkan hingga ancaman pidana, jika kita tidak berhati-hati.
Lakukan cek fakta atau laporkan pada saluran milik Kementerian Komunikasi dan Informatika seperti melalui email : aduankonten@mail.kominfo.go.id dan nomor Whatsapp 0811-9224-646. Untuk download rilis hoaks di trustpositif.kominfo.go.id
Cek hoaks di https://www.kominfo.go.id/content/all/laporan_isu_hoaks
Atau melalui chatbot Turn Back Hoax milik lembaga independen Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia (Mafindo) di nomor WA 0859-2160-0500.
3 Langkah
Cek & Buktikan Hoaks :
1. Buka http://s.id/infovaksin kemudian klik menu Cek & Buktikan Hoaks (Web Search) atau Cek & Buktikan Hoaks (WA Search).
2. Masukkan kata/kalimat yang ingin dicek dicari pada kolom pencarian
3. Baca hasil pencarian serta penjelasan terkait hoaks tersebut Jangan lupa untuk share informasi yang benar.
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Daftar Hoaks dan Disinformasi Vaksin pada 2021 dapat dilihat di https://www.kominfo.go.id/content/all/laporan_isu_hoaks
