Diskominfo Kebumen Kunjungi Radio Suara Sidoarjo Fm
Diskominfo Kebumen Kunjungi Radio Suara Sidoarjo Fm
KOMINFO KEBUMEN- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kebumen diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dewi Indri Astuti dan Kasi Penyiaran Media Elektronik (PME) Dwi Purwantoro serta puluhan perwakilan radio LPPL se-Indonesia mengunjungi Radio Suara Sidoarjo Fm Jawa Timur, Rabu (6/2). Kunjungan ini merupakan rangkaian dari kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang diselenggarakan oleh pihak panitia dalam memperkenalkan radio 4.0.
Radio 4.0 merupakan Radio Fm yang telah menggunakan aplikasi teknologi digital. Setiap radio LPPL nantinya dituntut untuk mengubah sistem siarannya yang konvensional menuju digital. Spektrum frekuensi radio akan menjadi sumber daya yang sangat strategis. Sebab, banyak perangkat terkoneksi menggunakan frekuensi radio. Konektivitas ini terkait erat dengan pengelolaan spektrum frekuensi radio serta standardisasi perangkatnya yang memiliki peran sangat signifikan dalam percepatan revolusi industri 4.0.
Kehadiran rombongan Radio LPPL disambut hangat Direktur Radio Suara Sidoarjo Fm, Aries Widojoko. Pada kesempatan tersebut Aries memaparkan tentang Radio LPPL yang cepat atau lambat dituntut untuk mengaplikasikan teknologi digital dalam percepatan revolusi industri. Radio 4.0 adalah radio yang terkoneksi dengan jaringan internet dengan menggunakan satu alat Internet Provider (IP) Radio. Melalui konektivitas sejumlah perangkat siaran ini maka siaran radio tak terbatas jarak dan waktu. Dengan adanya konektivitas ini maka audiens dibelahan dunia manapun dapat mendengarkan siaran yang dipancarkan oleh radio tersebut.
Salah satu contoh penggunaan IP Radio yang terkoneksi dengan internet adalah webcam. Artinya, dengan webcam ini pendengar tak hanya dapat mendengarkan suara tapi juga dapat melihat penyiarnya saat siaran melalui jaringan internet.
Pada prinsipnya, kata Aries radio 4.0 merombak cara pandang konvensional ke era digitalisasi, otomatisasi, dan artificial intelligence. Dan radio LPPL nantinya dituntut masuk ke era digitalisasi guna mendorong percepatan revolusi industri 4.0.(admin/mn)
