Penguatan Tata Kelola Data Geospasial, Diskominfo Kebumen Selenggarakan Pelatihan Unggah Data ke Geoportal
Penguatan Tata Kelola Data Geospasial, Diskominfo Kebumen Selenggarakan Pelatihan Unggah Data ke Geoportal
DISKOMINFO — Dalam rangka mendukung implementasi program Satu Data Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Pelatihan Teknis Pengelolaan dan Unggah Data Geospasial ke Geoportal: Dari Konsep ke Implementasi pada Kamis (17/7), bertempat di Aula Diskominfo Kebumen.
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 35 peserta yang merupakan tim pengelola data statistik sektoral dari berbagai perangkat daerah di Kabupaten Kebumen. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengembangan Informatika, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan data geospasial secara terintegrasi dan standar guna menunjang kebijakan pembangunan yang berbasis data.
“Pelatihan ini adalah bagian dari upaya bersama untuk memperkuat tata kelola data geospasial di tingkat daerah. Harapannya, setiap perangkat daerah dapat lebih memahami pentingnya data spasial dalam mendukung kebijakan dan pelayanan publik,” ungkapnya.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari Direktorat Kelembagaan dan Jaringan Informasi Geospasial, Badan Informasi Geospasial (BIG), yang hadir secara daring melalui Zoom Meeting. Narasumber pertama, Bapak Muhammad, memaparkan materi mengenai Pengantar Standarisasi Informasi Geospasial, yang menekankan pentingnya penerapan standar nasional dalam setiap tahap pengelolaan data spasial.
Sementara itu, narasumber kedua, Bapak Wendra, memberikan penjelasan teknis mengenai Penyebarluasan Informasi Geospasial melalui Geoportal, termasuk praktik unggah data dan pemanfaatan fitur-fitur terkini pada sistem Geoportal.
Saat ini, Geoportal Kebumen telah menerapkan versi terbaru, yaitu Geoportal Palapa 5.0, yang telah terintegrasi dengan Geoportal Nasional Tanah Air atau yang dikenal sebagai Ina-Geoportal. Kehadiran sistem ini memungkinkan perangkat daerah di Kebumen untuk menyajikan dan berbagi data geospasial secara lebih efisien, terbuka, dan akuntabel.
Dengan dukungan teknologi Geoportal Palapa 5.0, diharapkan setiap perangkat daerah dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan dan penyebarluasan data geospasial yang akurat dan terstandarisasi. Hal ini penting sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berorientasi pada data.
