Diskominfo Gelar Konferensi Pers, Bahas Implementasi PPKM Level 3 dan Stok Vaksin
Diskominfo Gelar Konferensi Pers, Bahas Implementasi PPKM Level 3 dan Stok Vaksin
DISKOMINFO - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kebumen menggelar Konferensi Pers, di Panggung Terbuka Sasana Pambiwara, Jumat (3/9/2021).
Konferensi Pers yang membahas Implementasi PPKM Level 3 dan Stok Vaksin dan Cara Masyarakat Mendapatannya, menghadirkan narasumber dari BPBD Kebumen dan Dinas Kesehatan Kebumen.
Dalam kesempatan ini, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kebumen Elis Joko Widodo selaku narasumber mengatakan, Kabupaten Kebumen berhasil menurunkan angka kasus Covid-19, yang semula PPKM Level 4, kini turun ke Level 3. Hal tersebut terwujud atas kerja sama dari semua pihak.
“Kedepannya diharapkan, implementasi PPKM Level 3 dilaksanakan lebih baik lagi, hingga kasus Covid-19 di Kabupaten Kebumen bisa berkurang,” ucap Elis Joko Widodo.
Kemudian, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kebumen Istiyadi mengatakan, sejauh ini vaksinasi di Kebumen berjalan dengan baik, meskipun belum semua masyarakat mendapatkan pelayanan. Targetnya, semua sudah divaksin minimal 70 persen sehingga bisa tercapai herd immunity.
“Di Kebumen sudah ada beberapa gerai vaksin untuk melayani masyarakat yang hendak melakukan perjalanan, dan calon pengantin, diantaranya ada di Puskesmas Kutowinangun, Puskesmas Gombong 1, Kodim 0709 Kebumen, dan Alun-Alun Kebumen, dan rencananya di RSUD Prembun juga akan didirikan gerai vaksin,” ucap Istiyadi.
Sedangkan untuk capaian vaksin saat ini, dari target 1.061.418 baru tercapai 342.661 atau sekitar 34,40 persen. Dengan rincian vaksin dosis 1 sebanyak 213.066 atau sekitar 20,07 persen, vaksin dosis 2 sebanyak 127.444 atau sekitar 12,01 persen, dan vaksin dosis 3 untuk nakes sejumlah 2.151.
“Untuk sisa stok vaksin hingga 31 Agustus 2021 sejumlah 33.869 dosis. Beberapa jenis vaksin ini diantaranya ada Sinovac, Astrazeneca, Moderna, dan Sinopharm untuk masyarakat yang difabel. Rencananya sisa stok vaksin akan didistribusikan secepatnya,” jelas Istiyadi. (Rilis Kominfo)
