National Radio Day 2017
National Radio Day 2017
KOMINFO KEBUMEN – Jakarta, 11-13 April 2017 National Radio Day 2017 bertempat di Anyer dengan peserta MD (music director) dari radio-radio yang sudah tergabung di amdi. Tujuan diadakannya acara ini adalah sharing dan diskusi dengan label serta sebagai wadah silaturahmi antara MD dan label NRD 2017 yang di ketuai oleh Bp Irwan John.
NRD 2017 mengambil tema “MI11ENIAL (millenial) atau generasi modern” dengan narasumber Kuntoaji dan Bp Boni Prasetya dari swaragama group. Secara modern MI11ENIAL yang berarti generasi modern yang selalu ingin tampil eksis di berbagai media sosial. Kelebihan dari era millenial adalah generasi millenial yang pintar dlm dunia digital, akses segala informasi mudah di dapat. Contohnya generasi millenial saat ini harusnya dapat membedakan mana berita hoax atau real. Kekurangan dr millenial sendiri adalah karena terlalu mudahnya akses informasi maka generasi millenial saat ini sangat gampang untuk berganti ganti keinginan atau pekerjaan.
Dalam NRD 2017 juga di bahas meeting intern MD dengan narasumber Bp Iwan Sastro dari i-radio jakarta, Bp Wibi dari finix radio bali dan Bp Igun dari dcs fm madiun. Di era saat ini MD harus jeli dan harus selalu update dan sering dengerin radio lawan sehingga tahu apa yg sedang hits saat ini, jangan pernah menganggap bahwa radionya adalah radio yg paling kekinian.
Seorang MD harus lebih dahulu mengetahui apa itu format dari radionya. Dalam mengawali siaran playlist MD harus di mulai dengan lagu yang ceria bukan hanya dari irama atau beatnya tetapi juga dari isi pesan lagu tersebut. Dalam playlist MD variasi lagu sangatlah penting bukan hanya dari genre lagu tetapi jg dari gender penyanyinya. Kecuali untuk sekmen acara tertentu.
Seorang MD dan Radio diera millenial juga harus tahu tipe pendengarnya seperti apa karena salah besar jika radio menempatkan apa yg sedang hits di radio kota besar di dalam daerahnya, tetapi apa yang sedang hits di daerahnya itulah yg di angkat. Seorang MD juga harus idealis dalam memilih lagu dan menentukan enak tidaknya lagu tersebut sehingga musik atau playlist di radio tersebut dapat menjadi identitas dari radio itu sendiri.
Era millenial untuk seorang musisi adalah sebuah kebebasan untuk berekspresi dan memilih jenis musik mereka ,karena di era millenial nama besar seorang artis bukan jaminan karya. Artis tersebut akan hits Millenial untuk radio apabila mengikuti trend yg ada saat ini. Sebagai contoh radio harus mempunyai youtube channel atau sering live instagram karena pendengar saat ini bukan hanya ingin mendengarkan radio secara konvensional tetapi juga ingin tau penyiarnya dan real aktifitas penyiar. Event radio di era millenial tidak di lihat dari besarnya sebuah event tetapi lebih ke bagaimana event tersebut harus menjadi omongan di kalangan pendengar intinya supaya berkesan. ( ps/tya)
