Waspada Demam Berdarah Melalui Pertunjukan Rakyat FK Metra
Waspada Demam Berdarah Melalui Pertunjukan Rakyat FK Metra
DISKOMINFO - Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kebumen menggelar acara Pertunjukan Rakyat Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) di Panggung Terbuka Sasana Pambiwara Diskominfo hari Kamis (27/2).
Dalam forum ini membahas mengenai pencegahan demam berdarah
dengan Peberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Acara dihadiri oleh Kasi Komunikasi dan Pengembangan Media Alternatif Diskominfo
Agung Hariadi SST, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kebumen
Tri Tunggal Eko Sapto SKM MPH, dan hiburan Seni Jamjaneng Margo Laras dari Desa
Ampih Kecamatan Buluspesantren.
Dalam kesempatan ini Tri Tunggal Eko menyampaikan bahwa demam berdarah suatu
penyakit yang disebabkan oleh virus dengue
dan ditularkan melalui gigitan nyamuk demam berdarah (Aedes Aegepti) yang dapat menyebabkan kematian. Dan untuk ciri-ciri
dari nyamuk Aedes Aegepti berwarna
hitam belang-belang serta aktif menggigit pada pagi sampai sore hari dengan
jangkauan terbang setinggi 100 meter.
“Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari, lemah dan lesu, timbul
bintik-bintik merah di kulit dan sering terasa nyeri di ulu hati ini gejala
awal dari demam berdarah. Sedangkan untuk gejala lanjutnya kadang terjadi
pendarahan di hidung (mimisan), terkadang juga muntah atau buang air besar
darah,” jelas Tri Tunggal Eko.
Tri Tunggal Eko juga menegaskan gejala awal demam berdarah dapat ditangani
dengan mengompres agar menurunkan panas badan, beri minum sebanyak mungkin,
berikan obat penurun panas dan segera hubungi petugas kesehatan untuk dibawa ke
Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.
Nyamuk Aides Aegepti dapat berkembang
biak pada media genangan air yang tidak berhubungan langsung dengan tanah.
“Masyarakat diharapkan melakukan aksi
mencegah demam berdarah melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin
seminggu sekali. PSN dilakukan dengan 3M Plus, yaitu menguras dan menyikat
tempat air atau bak mandi, menutup penampungan air dan memanfaatkan atau
mendaur ulang barang bekas agar tidak untuk tempat sarang nyamuk. Pencegahan
demam berdarah sebaiknya dengan PSN bukan dengan fogging karena fogging hanya
membunuh nyamuk dewasa,” tegas Tri Tunggal Eko.
Sementara itu Agung Hariadi berharap acara Pertunjukan Rakyat FK Metra bukan
hanya sekedar untuk nguri-uri kebudayaan tradisional namun juga sebagai wahana
untuk penyebarluasan informasi pembangunan daerah dan informasi lain yang
dibutuhkan oleh masyarakat. (rat/put)
