Diskominfo se-BARLINGMASCAKEB Perkuat Sinergi Wujudkan Pemerintah Digital Terintegrasi
Diskominfo se-BARLINGMASCAKEB Perkuat Sinergi Wujudkan Pemerintah Digital Terintegrasi
BANYUMAS – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) se-BARLINGMASCAKEB mengikuti Rapat Koordinasi dan Sharing Session Pemerintah Digital Tahun 2026 dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mewujudkan Pemerintah Digital yang Terintegrasi”. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas daerah guna mendorong percepatan transformasi digital di wilayah Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen.
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Dr. Agus Nur Hadie, S.Sos., M.Si., yang menekankan pentingnya sinergi antar daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan digital yang semakin kompleks. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari narasumber Aris Kurniawan, S.Sos., M.Comn., dari Direktorat Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah, dengan materi bertajuk “Sinergi Digital BARLINGMASCAKEB: Membangun Fondasi Pemerintah Digital yang Tangguh melalui Kolaborasi Lintas Daerah”.
Rapat koordinasi ini diikuti oleh para Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika beserta jajaran dari lima kabupaten, yaitu Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen. Masing-masing daerah memaparkan capaian serta strategi pengembangan pemerintah digital di wilayahnya.
Kabupaten Kebumen menyampaikan capaian Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024 sebesar 4,07 dengan kategori Sangat Baik. Selain itu, Kebumen juga telah memiliki kanal informasi publik melalui Kebumen TV dan Radio INFM sebagai sarana diseminasi informasi kepada masyarakat. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen tengah dalam proses pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Penataan Infrastruktur Pasif guna mendukung tata kelola jaringan yang lebih tertib dan terintegrasi.
Sementara itu, Kabupaten Banyumas mencatat Indeks SPBE sebesar 4,09 (Sangat Baik) serta mengusulkan penguatan peran e-Walidata dari Kementerian dan Lembaga Pusat, termasuk inisiasi kerja sama formal antar Diskominfo melalui MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kabupaten Purbalingga dengan indeks SPBE 3,93 (Sangat Baik) mendorong adanya program dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital di tengah kebijakan efisiensi, serta membuka peluang adopsi regulasi antar daerah.
Kabupaten Banjarnegara (3,72 – Sangat Baik) menekankan pentingnya pemantauan keamanan siber yang berkelanjutan, termasuk di akhir pekan, serta perhatian kepala daerah terhadap pengelolaan media sosial. Adapun Kabupaten Cilacap (3,27 – Baik) tengah merencanakan pengembangan kawasan titik nol dengan konsep jaringan kabel bawah tanah sebagai bagian dari penataan infrastruktur digital.
Dalam sesi diskusi, Aris Kurniawan menyampaikan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital tengah menyiapkan panduan terkait pengelolaan kabel fiber optik (FO) untuk mendukung penataan infrastruktur digital yang lebih tertib di daerah. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, disepakati pembentukan forum komunikasi Diskominfo se-BARLINGMASCAKEB sebagai wadah koordinasi, berbagi praktik baik, serta sinkronisasi kebijakan antar daerah. Forum ini akan dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas sebagai ketua. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar daerah dalam mewujudkan pemerintah digital yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
