Dinas Kominfo Kebumen Mengadakan Pertemuan Bakohumas tentang Sinergi Bakohumas Kebumen Responsif terhadap Pengaduan dan Adaptif di Media Sosial
Dinas Kominfo Kebumen Mengadakan Pertemuan Bakohumas tentang Sinergi Bakohumas Kebumen Responsif terhadap Pengaduan dan Adaptif di Media Sosial
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kebumen Efit Septiyani mewakili Kepala Dinas Kominfo Kebumen, Sukamto membuka kegiatan pertemuan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) di sebuah rumah makan di Kebumen, Senin 21 April 2025. Pertemuan Bakohumas kali ini mengambil tema "Sinergi Bakohumas Kebumen Responsif terhadap Pengaduan dan Adaptif di Media Sosial.
Kepala Bidang IKP Efit Septiyani dalam sambutannya mengatakan bahwa sinergi bakohumas merupakan kerja sama dan koordinasi yang efektif antara berbagai unsur humas pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sinergi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi publik, meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta meningkatkan citra pemerintah.
Responsif terhadap pengaduan berarti bahwa Bakohumas dapat menangani pengaduan masyarakat dengan cepat, tepat, dan profesional. Sementara adaptif di media sosial berarti berarti bahwa Bakohumas dapat menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakat secara efektif.
Kepala Bidang IKP berharap dengan sinergi, responsif, dan adaptif, Bakohumas dapat meningkatkan efektivitas komunikasi publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Pertemuan kali ini menghadirkan narasumber Tim Ahli Medsos Bupati Kebumen, Mokhamad Fadilah yang menyampaikan materi "Adaptif di Media Sosial".
Beberapa hal penting yang disampaikan Fadil untuk admin media sosial yang adaptif harus mencangkup beberapa hal yaitu pro-aktif, responsif, fleksibel dan reflektif. Ia pun memeberikan beberapa saran dan masukan tentang jenis-jenis konten yang harus dipublish oleh admin opd, kecamatan ataupun lembaga pemerintah yang hadir pada bimbingan teknis tersebut. Jenis-jenis konten yang disebutkan Fadil diantaranya agenda dan kegiatan pemerintahan, layanan publik dan informasi administratif, edukasi dan sosialisasi publik, budaya lokal dan kearifan daerah, serta aspirasi warga dan Info darurat.
Pada kesempatan tersebut Fadil juga memberi referensi akun-akun media sosial yang memiliki reputasi baik dan sudah menerapkan jenis-jenis konten yang harus dipublish kepada peserta yang hadir diantaranya media sosial Humas Jabar dan Humas Jakarta.
