Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota Dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2024
Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota Dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2024
DISKOMINFO - Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2024, Rabu (29/05/2024) secara zoom di Ruang Rapat Bappeda Kebumen. Kegiatan Penilaian Kinerja dibuka oleh Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting dilaksanakan secara hybrid di The Wujil Resort & Convention, Ungaran.
Pada kesempatan tersebut hadir Asisten Administrasi Umum Muhamad Arifin selaku Plh. Kepala Bappeda Kebumen didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Kesehatan Masyarakat dr. Aurina The Wujil Resort & Convention untuk memaparkan hasil paparan yang telah dibuat. Asisten 3 memaparkan terkait aksi-aksi konvergensi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Kebumen. Setelah itu dilaksanakan tanya jawab oleh tim penilai dengan bantuan OPD terkait untuk menguatkan pemaparan yang telah dilakukan.
Kegiatan ini mempunyai tujuan meninjau proses kemajuan dan melihat sejauh mana pelaksanaan atau kinerja penurunan aksi konvergensi stunting di kabupaten/kota sebagai upaya pelaksanaan dan penjabaran kegiatan stunting yang terintegrasi dari pusat melalui pendekatan intervensi gizi dan pola asuh yang semuanya tertuang dalam aksi 1 sampai dengan aksi 8 penilaian kinerja stunting mulai dari perencanaan, penganggaran, implementasi, pemantauan, evaluasi program dan kegiatan, dan publikasi. Pelaksanaan aksi integritasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup rumah tangga 1000 hari pertama kehidupan yang dapat mengintervensi gizi secara lengkap (konvergen) di kabupaten/ kota.
Selain itu tujuan lain adalah mengetahui aspek mana yang masih perlu ditingkatkan serta melihat perbandingan kinerja kabupaten/kota dalam satu wilayah provinsi serta pembelajaran antar kabupaten kota sehingga bisa melaksanakan studi tiru serta mengambil hal hal baik dalam proses upaya penurunan stunting.
