Antusias, Siswa SMKN 1 Karanggayam Ikuti Materi Etika Bermedia Sosial bersama Kominfo Kebumen
Antusias, Siswa SMKN 1 Karanggayam Ikuti Materi Etika Bermedia Sosial bersama Kominfo Kebumen
KARANGGAYAM (kominfo.kebumenkab.go.id) - Siapa yang tak senang berselancar di media sosial. Hampir semua orang saat ini menghabiskan banyak waktunya untuk bermain di dunia maya, dengan berbagai media sosial yang ada mulai dari Instagram, Facebook, Twitter, hingga Tiktok yang kini juga tengah digandrungi.
Setidaknya hal itu juga yang tampak dan diakui hampir semua siswa SMKN 1 Karanggayam, saat mengikuti materi tentang Etika Bermedia Sosial yang menjadi salah satu agenda kegiatan dalam kegiatan KKN Mahasiswa Universitas Gadjah Mada di Desa Kabekelan, Karanggayam, Senin (8/8/2022).
Disampaikan Bela, selaku pelaksana kegiatan, KKN yang ia lakukan bersama keenam orang rekannya ingin memberikan suatu manfaat, salah satunya pembelajaran pada masyarakat agar dapat mengikuti perkembangan teknologi. Namun di satu sisi, masyarakat dalam hal ini para siswa juga harus tahu bagaimana etika dalam bermedia sosial. Apa yang boleh dan tidak boleh diunggah.
"Agar masyarakat, terutama dalam hal ini para siswa bisa memahami literasi digital juga," katanya.
Hal itu juga disampaikan Dian Puspita yang hadir sebagai narasumber mewakili Kominfo Kebumen. Point-point penting tentang etika bermedia sosial ia bagikan pada para siswa. Dian juga memotivasi para siswa agar dapat menggunakan media sosial untuk meningkatkan kemampuan, dan keahlian masing-masing.
"Bukan tidak mungkin, dari media sosial jalan sukses kalian berasal, karena itu manfaatkan medsos sebaik mungkin untuk mengembangkan hobi dan potensi yang kalian miliki," tuturnya.
Ia juga menggaris bawahi pentingnya para generasi muda untuk tahu dan peka saat memutuskan untuk bermain medsos.
"Pahami hal yang boleh dan tidak boleh. Apa yang layak dan tidak layak untuk di posting," pesannya.
Disampaikan Bela, kegiatan KKN akan berakhir pada 13 Agustus 2022 mendatang. Ia berharap banyak ilmu yang ia dan teman-temannya dapat berikan bagi masyarakat setempat.
"Kami pun belajar banyak selama KKN-PPM ini, banyak pelajaran yang tidak kami dapatkan di kampus, kami peroleh justru saat berhadapan dengan masyarakat," pungkasnya. (dp/gp)
