Jendela Edukasi : Wabup Kebumen KH.Yazid Mahfud Canangkan Ecovilage Pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2017
Jendela Edukasi : Wabup Kebumen KH.Yazid Mahfud Canangkan Ecovilage Pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2017
KOMINFO KEBUMEN - Wakil Bupati Kebumen KH.Yazid Mahfud mencanangkan Desa Karangsari sebagai Desa Ecovilage dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) tahun 2017 di Lapangan Desa Karangsari Kecamatan Kebumen, Jumat (21/7). Pencanangan Ecovilage ini ditandai dengan penyerahan Perdes tentang kelestarian lingkungan hidup dari Kepala Desa Karangsari Endarta SH kepada Wabup KH.Yazid Mahfud, lalu dilanjutkan dengan penandatanganan Ecovilage oleh Kepala Desa Endarto dan selanjutnya dilakukan penglepasan burung Emprit ke udara oleh Wakil Bupati didampingi Kadisperkim-LH Ir.Suhartomo M.T.
Wabup Kh. Yazid Mahfud dalam sambutannya mengatakan dengan pencanangan Ecovilage ini diharapkan dapat membangkitkan semangat dan inspirasi buat masyarakat Kebumen agar lebih peduli terhadap lingkungan alam. "Dengan pencanangan Desa Karangsari sebagai Ecovilage ini adalah bentuk komitmen Pemerintah kabupaten bersama masyarakat Kebumen untuk menjaga kelestarian lingkungan alam. Dan diharapkan, ecovilege ini tak hanya di Desa Karangsari saja akan tetapi juga bisa merambah ke desa-desa lainnya. Ecovilage adalah desa berwawasan lingkungan, desa yang memberikan perlindungan serta menjaga kelestarian alam," ujar Wabup KH. Yazid Mahfud.
Pada kesempatan yang sama, Kadisperkim-LH Kebumen Ir. Suhartomo M.T dalam sambutannya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk selalu berperan aktif dalam menjaga, mengelola dan memberikan perlindungan kepada lingkungan hidup demi menjaga kelestarian alam. "Kepada seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat merubah pola pikirnya menjadi masyarakat yang berwawasan budaya lingkungan.Hal ini demi menjaga kelestarian alam kita," ujar Kadisperkim-LH, Ir.Suhartomo M.T.
Sementara pada rilis yang dikeluarkan Disperkim-LH diungkapkan bahwa pentingnya keselarasan antara manusia dengan alam demi kelangsungan hidup penghuni bumi dan keindahan alam. Perlakukanlah alam secara proporsional dan kelola lingkungan sesuai dengan kaidah keberlanjutan meliputi konservasi, pemanfaatan dan pemulihan lingkungan harus terus dilakukan.
Dalam rilis juga dijelaskan bahwa menyatu dengan alam, berarti juga harus menjaga siklus air, mengendalikan pencemaran udara, pemanfaatan panas bumi, serta menikmati keindahan alam untuk obyek wisata.
Peringatan HLH diisi dengan serangkaian kegiatan seperti senam massal, Lomba K3, Sekolah adiwiyata, penyerahan sarana prasarana Bank Sampah, pameran daur ulang dan hidroponik, kerja bakti dan penanaman pohon. Penanaman pohon ini sebagai simbol pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus antisipasi terhadap perubahan iklim.
Peringatan HLH ini merupakan sudah menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kebumen yang penyelenggaraannya melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim-LH) Kebumen. Hadir dalam acara ini jajaran pejabat dari sejumlah OPD, Muspika, kepala desa tetangga, serta dari berbagai unsur masyarakat. Peringatan HLH tahun 2017 ini berlangsung tertib, lancar dan memasyarakat.(admin/mn)
